
Dok. Narasumber menyampaikan materi penyuluhan kesehatan
SLEMAN, 2 November 2026 — Kolaborasi antara lembaga pendidikan dan dunia industri menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas wawasan serta meningkatkan kualitas pembinaan santri. Komitmen tersebut diwujudkan MA Miftahunnajah Sleman melalui kerja sama dengan PT Galenium Pharmasia Laboratories dalam penyelenggaraan Penyuluhan Kesehatan: Edukasi dan Eradikasi Scabies dan Kutu Rambut serta Gerakan Hidup Sehat, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 WIB di lingkungan MA Miftahunnajah Sleman ini menjadi bentuk sinergi konkret antara dunia pendidikan dan industri kesehatan. Kolaborasi tersebut menghadirkan edukasi kesehatan yang relevan dengan kehidupan santri di lingkungan pesantren, khususnya terkait pencegahan penyakit kulit dan gangguan kesehatan yang berpotensi menular melalui interaksi sehari-hari.
Kerja sama ini berfokus pada dua persoalan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian di lingkungan berasrama, yakni scabies (kudis) dan pedikulosis capitis (kutu rambut). Keduanya merupakan gangguan kesehatan akibat infestasi parasit yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan dan berpotensi menyebar apabila kebersihan diri serta lingkungan tidak terjaga dengan baik.
Melalui kolaborasi tersebut, para santri mendapatkan materi mengenai pengenalan penyakit, faktor penularan, pencegahan, serta langkah penanganan yang tepat. Edukasi personal hygiene atau kebersihan diri menjadi salah satu pokok pembahasan, meliputi pentingnya menjaga kebersihan rambut, kulit, kuku, pakaian, tempat tidur, dan perlengkapan pribadi.
Santri juga dibekali pemahaman mengenai kebiasaan yang perlu diterapkan untuk meminimalkan risiko penularan, seperti tidak saling bertukar barang pribadi tertentu, menjaga kebersihan pakaian dan perlengkapan tidur, serta segera melaporkan gejala kepada pihak yang berwenang agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Tidak berhenti pada penyampaian teori, kerja sama ini juga dikemas melalui pendekatan edukasi dan eradikasi. Materi disampaikan menggunakan media presentasi dan video edukasi agar lebih mudah dipahami. Sesi kuis interaktif turut dihadirkan untuk mengukur pemahaman sekaligus memperkuat pengetahuan santri terhadap materi yang diberikan. Selain itu, dilakukan pemeriksaan secara sampling bagi peserta yang menunjukkan gejala tertentu sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pemberian edukasi sesuai kebutuhan.
Bagi MA Miftahunnajah Sleman, kemitraan dengan PT Galenium Pharmasia Laboratories memiliki arti penting dalam memperkaya proses pendidikan. Pembinaan santri tidak hanya berorientasi pada penguatan akademik dan keagamaan, tetapi juga mencakup pembentukan kesadaran kesehatan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Kolaborasi ini sekaligus sejalan dengan visi madrasah dalam membentuk generasi Qur’ani, saintis, berwawasan lingkungan, dan rahmatan lil ‘alamin. Nilai-nilai tersebut perlu diwujudkan melalui perilaku nyata, termasuk membiasakan pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sinergi dengan dunia industri kesehatan, MA Miftahunnajah Sleman berharap pengetahuan yang diperoleh santri tidak berhenti sebagai materi penyuluhan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang diterapkan secara konsisten, baik di lingkungan madrasah maupun asrama.
Kemitraan ini menjadi bagian dari ikhtiar MA Miftahunnajah untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung pendidikan santri secara utuh. Sebab, membangun generasi unggul tidak cukup hanya dengan kecerdasan intelektual dan kekuatan spiritual, tetapi juga membutuhkan kesehatan fisik, kesadaran hidup bersih, serta kepedulian terhadap kesehatan bersama.
Santri sehat, lingkungan bersih, kolaborasi berdampak!
Sumber berita: MA Miftahunnajah Sleman, Bekali Santri dengan Kesadaran Hidup Bersih, MA Miftahunnajah Sleman Gelar Edukasi dan Eradikasi Scabies serta Kutu Rambut, 2 November 2026.
Tinggalkan Komentar