
SLEMAN, 23 Oktober 2026 — Estafet kepemimpinan OSIS MA Miftahunnajah Sleman resmi bergulir. Muhammad Ghaisan Ahyan Almany dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) MA Miftahunnajah Sleman periode 2026/2027 melalui hasil musyawarah Majelis Perwakilan Kelas (MPK). Penetapan kepengurusan baru ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus langkah untuk melahirkan pemimpin muda yang amanah, berkarakter, dan berprestasi.
Pelantikan dan serah terima jabatan pengurus OSIS periode 2026/2027 dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026). Momentum ini menandai peralihan tanggung jawab dari kepengurusan sebelumnya kepada generasi baru yang diharapkan mampu melanjutkan program-program positif sekaligus menghadirkan gagasan dan inovasi sesuai kebutuhan madrasah.
Terpilihnya Ghaisan menjadi kelanjutan dari rangkaian pemilihan yang sebelumnya diwarnai penyampaian visi, misi, dan gagasan calon ketua OSIS. Dalam debat kandidat pada 15 Oktober 2026, Ghaisan mengusung visi mewujudkan generasi santri yang berdaya saing, berwawasan luas, dan memiliki kesadaran sosial.
Ia menekankan pentingnya pengembangan potensi diri, budaya kompetisi yang sehat, peningkatan literasi nasional dan global, serta pembentukan kemampuan berpikir kritis dan sikap bertanggung jawab. Semangat yang dibawanya terangkum dalam ungkapan, “Jadilah komet yang bisa melampaui bintang-bintang,” sebuah ajakan bagi para santri untuk berani bermimpi besar, terus berkembang, dan mengukir prestasi terbaik.
Amanah kepemimpinan ini bukan sekadar kesempatan untuk memimpin organisasi, melainkan juga ruang pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, mengambil keputusan, dan menyelesaikan persoalan. Melalui OSIS, para santri diharapkan belajar bahwa kepemimpinan tidak hanya berkaitan dengan jabatan, tetapi juga keteladanan, pelayanan, dan tanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.
Dalam kepengurusan OSIS periode 2026/2027, Habib Alif Maghribi dipercaya mengemban tugas sebagai sekretaris dan bendahara. Kepengurusan juga diperkuat oleh sejumlah divisi yang mencakup bidang keimanan dan ketakwaan, lingkungan hidup, literasi, minat dan bakat, olahraga dan kesehatan, serta publikasi, desain, dan dokumentasi. Sementara itu, kepengurusan putri memiliki Divisi Kemuslimahan dengan struktur dan bidang pengembangan tersendiri.
Keberagaman divisi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi setiap santri untuk berkontribusi sesuai minat, bakat, dan kemampuannya. OSIS juga diharapkan menjadi penggerak budaya positif di lingkungan madrasah, mulai dari penguatan karakter religius, kepedulian terhadap lingkungan, pengembangan kreativitas, hingga peningkatan prestasi akademik dan nonakademik.
Hal ini sejalan dengan semangat program Satu Anak Satu Prestasi yang terus dikembangkan MA Miftahunnajah Sleman. Organisasi siswa diharapkan mampu membuka kesempatan seluas-luasnya bagi santri untuk menemukan potensi, mengembangkan kemampuan, dan meraih pencapaian terbaiknya.
Pergantian kepengurusan ini sekaligus menjadi pendidikan demokrasi bagi para santri. Melalui musyawarah MPK, siswa belajar menyampaikan aspirasi, mengambil keputusan bersama, serta menghargai proses regenerasi kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting untuk membentuk generasi muda yang dewasa, sportif, dan mampu bekerja sama di tengah perbedaan.
Dengan kepengurusan baru ini, Muhammad Ghaisan Ahyan Almany bersama seluruh pengurus OSIS diharapkan mampu menjaga amanah, melanjutkan program-program baik dari kepengurusan sebelumnya, dan menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi seluruh warga madrasah.
Estafet kepemimpinan telah berpindah. Kini, saatnya Ghaisan dan seluruh pengurus OSIS MA Miftahunnajah Sleman periode 2026/2027 membuktikan komitmen melalui kerja nyata, keteladanan, kreativitas, dan prestasi. Dari santri, untuk madrasah, dan untuk menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang amanah serta membawa manfaat bagi masyarakat.
Tinggalkan Komentar