Sleman, 29 Juli 2026 – Pondok Pesantren Miftahunnajah (PPM Miftahunnajah) menggelar Rapat Pimpinan di Lega Legi Kopi & Resto, Jalan Palagan, Sleman, Rabu (29/7). Pertemuan yang dihadiri jajaran Pembina Yayasan, Direktur Pesantren, serta pimpinan unit MTs dan MA Miftahunnajah ini menjadi langkah awal konsolidasi organisasi sekaligus penyusunan strategi Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Ajaran 2027/2028.
Rapat perdana ini diselenggarakan sebagai respons atas perkembangan PPM Miftahunnajah yang semakin pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pertumbuhan lembaga dinilai perlu diimbangi dengan tata kelola organisasi yang semakin profesional, komunikasi yang efektif, serta koordinasi yang kuat di seluruh lini kepemimpinan agar setiap program dapat berjalan secara terarah dan berkelanjutan.
Lebih dari itu, konsolidasi ini diarahkan untuk membangun budaya pelayanan prima kepada masyarakat. Para pimpinan sepakat bahwa seluruh pembenahan organisasi pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas layanan kepada calon santri, wali santri, alumni, mitra, dan masyarakat luas. Dengan sistem organisasi yang semakin solid, diharapkan pelayanan menjadi lebih cepat, lebih responsif, dan semakin memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut, para peserta juga menyepakati pentingnya membangun wadah koordinasi yang mampu mengintegrasikan seluruh peran di lingkungan pesantren. Melalui konsolidasi ini diharapkan setiap persoalan dapat direspons secara cepat, berbagai gagasan inovatif memperoleh ruang untuk berkembang, serta seluruh potensi civitas pesantren dapat bergerak dalam satu visi yang sama. Forum ini juga menjadi ruang untuk mengakomodasi berbagai dinamika organisasi sehingga hambatan dalam pengembangan lembaga dapat diselesaikan secara kolaboratif.
Salah satu agenda utama rapat adalah pembahasan strategi PSB Tahun Ajaran 2027/2028. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penerimaan santri baru dirancang dibuka lebih awal dengan pendekatan yang lebih adaptif dan kolaboratif. Strategi tersebut tidak hanya berfokus pada promosi, tetapi juga membangun sebuah gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur civitas akademika, alumni, wali santri, serta keluarga besar PPM Miftahunnajah sebagai bagian dari penguatan citra sekaligus peningkatan kualitas pelayanan lembaga.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Direktur Pesantren II, Ustaz Muslikh Bahaddur, yang membidangi Humas, Sosial, Kerja Sama, serta Manajemen Admisi, memaparkan arah kebijakan dan strategi PSB 2027/2028. Ia menekankan pentingnya membangun sistem penerimaan santri yang terintegrasi, responsif terhadap perkembangan zaman, serta didukung oleh partisipasi aktif seluruh elemen pesantren sehingga masyarakat memperoleh pengalaman layanan yang semakin mudah, cepat, dan profesional.
Rapat juga dihadiri oleh Pembina Yayasan, Ustaz Trilasanto, serta Direktur Pesantren, Ustaz Muhammad Mujari, Lc. Dalam arahannya, Pembina Yayasan mengingatkan bahwa pertumbuhan sebuah pesantren akan selalu diiringi dengan tantangan yang semakin kompleks. Karena itu, seluruh pimpinan diharapkan memiliki cara pandang yang positif dalam menyikapi setiap dinamika organisasi.
“Persoalan dalam pesantren itu kompleks. Miftahunnajah semakin besar dan berkembang, menjumpai persoalan adalah sebuah keniscayaan. Karenanya, persoalan apa pun; sepelik maupun sekompleks apa pun adalah hal yang biasa selama masih dalam bingkai dakwah,” pesan Ustaz Trilasanto.
Pesan tersebut menjadi penguat bahwa setiap tantangan hendaknya dipandang sebagai bagian dari proses bertumbuhnya lembaga. Dengan semangat dakwah, kolaborasi, komunikasi yang baik, serta komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik, setiap persoalan diyakini dapat menjadi peluang untuk melakukan perbaikan dan inovasi.
Melalui rapat pimpinan ini, PPM Miftahunnajah meneguhkan komitmennya untuk terus membangun tata kelola organisasi yang profesional, memperkuat sinergi antarunit, serta menghadirkan strategi pengembangan yang adaptif. Konsolidasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menyongsong PSB 2027/2028 sekaligus memperkuat budaya pelayanan prima sebagai identitas lembaga, sehingga PPM Miftahunnajah semakin dipercaya masyarakat sebagai pesantren yang unggul, profesional, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
Tinggalkan Komentar