Pondok Pesantren Modern Miftahunnajah terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan berkat dukungan dan keikhlasan masyarakat. Pada hari Rabu, 22 Oktober 2025 atau bertepatan dengan 30 Rabi’ul Akhir 1447 H, ibu Hj. Rohani dengan penuh keikhlasan menyerahkan ikrar wakaf tanah kepada Yayasan Pelita Umat Yogyakarta sebagai nadhir wakaf.
Upacara ikrar wakaf ini dilaksanakan dengan khidmat di KUA Kecamatan Gamping, Sleman. Bertindak sebagai Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) adalah Bapak Muhammad Aris, S.Sos., selaku Kepala KUA Gamping. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus Yayasan Pelita Umat Yogyakarta serta pihak KUA Kecamatan Gamping yang menyaksikan langsung prosesi ikrar tersebut.



Dalam kesempatan tersebut, Ibu Hj. Rohani menyampaikan ikrar wakaf atas sebidang tanah seluas 825 meter persegi yang berlokasi di Dusun Trini, Tihanggo, Gamping, Sleman. Tanah wakaf ini diperuntukkan bagi pembangunan Pondok Pesantren Modern Miftahunnajah, sebagai upaya memperluas sarana pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan karakter, ilmu, dan akhlak mulia generasi muda.
Pihak Yayasan Pelita Umat Yogyakarta sebagai nadhir menerima wakaf tersebut dengan penuh rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. Dalam sambutannya, perwakilan yayasan menyampaikan rasa terima kasih atas ketulusan dan kepedulian Ibu Hj. Rohani terhadap pengembangan pendidikan agama di Indonesia. Wakaf ini diyakini akan menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir dan memberi manfaat bagi umat.
Pembangunan Ponpes Modern Miftahunnajah di Trini, Gamping diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan generasi Qurani yang berwawasan luas serta memiliki daya saing tinggi, baik dalam bidang akademik maupun keislaman. Langkah mulia ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat lain untuk turut berkontribusi dalam mendukung pengembangan lembaga pendidikan Islam di tanah air.
Dengan terlaksananya ikrar wakaf ini, Yayasan Pelita Umat Yogyakarta semakin bersemangat untuk melanjutkan visi besar dalam mencetak generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah. Semoga keikhlasan Ibu Hj. Rohani menjadi ladang pahala yang abadi serta membawa keberkahan bagi masyarakat dan dunia pendidikan Islam.
Tinggalkan Komentar