
Dok. DPAD DIY beserta Kamad, Kepala Perpustakaan dan guru karyawan
SLEMAN — Menjelang penilaian akreditasi Perpustakaan Annajah, MTs Miftahunnajah menerima kunjungan jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (15/10/2026). Kunjungan ini menjadi bagian dari pendampingan dan pemantapan persiapan perpustakaan madrasah dalam menghadapi penilaian akreditasi yang dijadwalkan pada 4–5 November 2026 di Kantor DPAD Provinsi DIY.
Pendampingan oleh pustakawan ahli atau pejabat fungsional dari DPAD DIY ini menjadi kesempatan bagi MTs Miftahunnajah untuk mengevaluasi kesiapan sekaligus menyempurnakan berbagai aspek pengelolaan Perpustakaan Annajah. Mulai dari tata kelola, kelengkapan administrasi, ketersediaan koleksi, hingga kualitas layanan menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan perpustakaan yang memenuhi standar.
Secara kelembagaan, akreditasi perpustakaan sekolah diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Adapun DPAD DIY berperan memberikan pendampingan untuk membantu perpustakaan mempersiapkan diri menghadapi proses penilaian tersebut.
Bagi MTs Miftahunnajah, pendampingan ini bukan sekadar persiapan menghadapi agenda akreditasi, melainkan juga momentum untuk memastikan Perpustakaan Annajah semakin berkualitas dan mampu menjalankan fungsinya sebagai pusat sumber belajar bagi seluruh warga madrasah.
Penguatan Perpustakaan Annajah merupakan bagian dari komitmen MTs Miftahunnajah dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendukung budaya literasi. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, perpustakaan terus dikembangkan sebagai pusat ilmu dan ruang tumbuh bagi santri, dengan pembenahan fasilitas, pengembangan koleksi, serta penciptaan ruang baca yang nyaman dan inspiratif.
Koleksi bacaan pun semakin beragam. Selain buku-buku, tersedia surat kabar, majalah National Geographic, dan berbagai bahan bacaan lain yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas wawasan serta memperkaya referensi pembelajaran.
Pengembangan tersebut diharapkan menjadikan perpustakaan lebih dari sekadar tempat menyimpan dan meminjam buku. Perpustakaan diharapkan menjadi ruang yang mendorong santri untuk mengeksplorasi pengetahuan, mengembangkan rasa ingin tahu, dan membangun kemandirian dalam belajar.
Seiring dengan pembenahan fasilitas dan persiapan akreditasi, Kepala MTs Miftahunnajah, Ustaz Waludin, S.T., mengajak seluruh civitas madrasah, termasuk guru dan karyawan, untuk memanfaatkan perpustakaan secara optimal.
“Monggo, perpustakaan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Mari lebih sering berkunjung ke perpustakaan,” demikian ajakan Kepala Madrasah kepada warga madrasah.
Pesan ini menegaskan bahwa keberhasilan perpustakaan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan sarana dan administrasi, tetapi juga oleh intensitas pemanfaatannya. Guru dapat menggunakan perpustakaan untuk memperkaya materi pembelajaran, sementara karyawan dan seluruh warga madrasah dapat menjadikannya ruang untuk menambah pengetahuan serta memperluas wawasan.
Budaya membaca yang tumbuh di lingkungan madrasah diharapkan mampu mendukung proses pendidikan yang lebih bermakna. Perpustakaan yang aktif dimanfaatkan akan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem belajar yang dinamis dan berkelanjutan.
Persiapan akreditasi Perpustakaan Annajah sejalan dengan semangat MTs Miftahunnajah dalam mengembangkan karakter QUDWAH: Qur’ani, Unggul, Dinamis, Wawasan Lingkungan, Akhlaqul Karimah, dan Harmonis.
Melalui pendampingan DPAD DIY dan pembenahan yang terus dilakukan, MTs Miftahunnajah berharap dapat menghadapi penilaian akreditasi dengan kesiapan yang semakin baik. Lebih dari capaian administratif, ikhtiar ini diarahkan untuk menghadirkan layanan perpustakaan yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi santri, guru, serta seluruh warga madrasah.
Keluarga besar MTs Miftahunnajah memohon doa agar seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan penilaian akreditasi pada 4–5 November 2026 berjalan lancar dan memperoleh hasil terbaik.
Semoga Perpustakaan Annajah semakin berkembang sebagai pusat ilmu, ruang tumbuh santri, dan penggerak budaya literasi di lingkungan MTs Miftahunnajah.
Tinggalkan Komentar