Sleman, 28 Agustus 2026 — Menjelang masa kelulusan, orang tua siswa kelas 9 MTs Miftahunnajah mendapatkan penguatan khusus mengenai rencana studi lanjut ke MA Miftahunnajah Sleman. Penguatan tersebut disampaikan oleh Wakil Direktur II Ponpes Modern Miftahunnajah, Ustaz Muslikh Bahaddur, pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Masjid Hasan AR, Ngawen.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pesantren mendampingi keberlanjutan pendidikan santri setelah menyelesaikan jenjang MTs, sekaligus memberikan pemahaman yang lebih utuh kepada orang tua mengenai pilihan studi lanjut bagi putra-putrinya.
Ustaz Muslikh Bahaddur saat ini menjabat sebagai Wadir II Ponpes Modern Miftahunnajah. Salah satu bidang yang menjadi tanggung jawabnya adalah memastikan keberlanjutan studi santri, khususnya dari jenjang PAUD dan MTs menuju MA Miftahunnajah, sekaligus mengelola aspek admisi pesantren dan pemenuhan kuota peserta didik di jenjang MA.
Pengalaman Ustaz Muslikh Bahaddur di MA Miftahunnajah juga menjadi bagian penting dalam penguatan tersebut. Selama dua periode kepemimpinannya di MA Miftahunnajah, ia turut mengawal pengembangan madrasah, terutama dalam aspek studi lanjut siswa ke perguruan tinggi, pendampingan karakter, tahfidz, menejemen lingkungan, serta penguatan program unggulan riset.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam memberikan gambaran kepada orang tua mengenai arah pendidikan MA Miftahunnajah. Pendidikan di jenjang MA tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan potensi, budaya riset, serta persiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Informasi Awal bagi Orang Tua di Lingkungan Yayasan
Dalam penguatan kepada orang tua siswa kelas 9 tersebut, disampaikan bahwa keluarga yang berada di lingkungan Yayasan Pelita Umat Yogyakarta mendapatkan informasi lebih awal mengenai kesempatan melanjutkan pendidikan ke MA Miftahunnajah Sleman.
Prioritas informasi tersebut diberikan sebelum informasi penerimaan disampaikan secara lebih luas kepada masyarakat dan lembaga pendidikan di luar naungan Yayasan Pelita Umat Yogyakarta.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pesantren memberikan kesempatan kepada orang tua dan siswa di lingkungan sendiri untuk terlebih dahulu memperoleh informasi secara utuh mengenai pilihan pendidikan lanjutan yang tersedia.
Sebelumnya Orang Tua dan Siswa Sudah Mendapatkan Informasi MA
Penguatan yang diberikan Ustaz Muslikh bukan menjadi informasi pertama bagi orang tua maupun siswa kelas 9 mengenai MA Miftahunnajah.
Sebelumnya, Humas Admisi MA Miftahunnajah Sleman telah memberikan informasi secara langsung kepada orang tua/wali siswa kelas 9 mengenai berbagai hal terkait MA Miftahunnajah. Informasi tersebut mencakup kurikulum, program pendidikan, serta berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan dan pembelajaran di jenjang MA.
Para siswa kelas 9 juga telah mendapatkan informasi mengenai studi lanjut dan gambaran pendidikan di MA Miftahunnajah Sleman.
Dengan demikian, penguatan yang disampaikan oleh Wadir II menjadi bagian dari rangkaian komunikasi antara pesantren, madrasah, siswa, dan orang tua agar pilihan studi lanjut dapat dipersiapkan sejak dini.
Mengapa MA Miftahunnajah?
Dalam kesempatan tersebut, orang tua mendapatkan penguatan mengenai sejumlah keunggulan yang menjadi bagian dari penyelenggaraan pendidikan di MA Miftahunnajah Sleman.
Pertama, MA Miftahunnajah berada dalam lingkungan pesantren yang didirikan oleh KH. Didik Purwodarsono pada tahun 2010. Lingkungan pesantren menjadi salah satu fondasi pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran madrasah dengan pembinaan kehidupan santri.
Kedua, jenjang MTs–MA memiliki Akreditasi A (Unggul). Akreditasi tersebut menjadi bagian dari gambaran mutu kelembagaan pendidikan yang diselenggarakan.
Ketiga, tersedia Program Unggulan Akademik dan Tahfidzul Qur’an. Pengembangan kemampuan akademik berjalan beriringan dengan pembinaan dan penguatan interaksi santri dengan Al-Qur’an.
Keempat, MA Miftahunnajah memiliki Program Unggulan Riset berdasarkan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. Program ini menjadi bagian dari pengembangan budaya riset dan kemampuan siswa dalam bidang penelitian. Penguatan program riset tersebut juga menjadi salah satu bagian yang berkembang dalam perjalanan kepemimpinan Ustaz Muslikh di MA Miftahunnajah.
Kelima, sekitar 80 persen santri masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) setiap tahun. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator yang disampaikan dalam penguatan kepada orang tua terkait keberlanjutan pendidikan setelah lulus dari madrasah.
Aspek studi lanjut ke perguruan tinggi sendiri menjadi salah satu perhatian utama dalam perjalanan kepemimpinan Ustaz Muslikh Bahaddur selama dua periode di MA Miftahunnajah. Pendampingan siswa diarahkan agar lulusan memiliki kesiapan untuk menentukan dan menempuh jenjang pendidikan berikutnya.
Keenam, terdapat Program Satu Anak Satu Prestasi melalui Kontrak Prestasi. Program ini diarahkan untuk mendorong setiap siswa mengembangkan potensi dan menghasilkan prestasi sesuai bidang yang diminatinya.
Ketujuh, MA Miftahunnajah menerapkan program pendampingan intensif melalui skema 10 anak didampingi 1 Ustaz Pembimbing dalam program mentoring. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari perhatian madrasah terhadap perkembangan siswa secara lebih dekat.
Pendampingan yang intensif juga menjadi bagian penting dalam penguatan karakter siswa. Pendidikan tidak hanya diarahkan pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan sikap, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan kesiapan siswa menghadapi kehidupan setelah madrasah.
Kedelapan, tersedia berbagai program pengembangan diri yang memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan minat, bakat, karakter, dan keterampilan di luar pembelajaran akademik.
Kesembilan, MTs–MA Miftahunnajah masuk 10 besar TKA DIY tahun 2025. Capaian tersebut menjadi salah satu catatan akademik yang memperkuat rekam jejak pendidikan di lingkungan madrasah.
Kesepuluh, MA Miftahunnajah merupakan bagian dari Madrasah Ramah Anak berdasarkan SK Kanwil Kemenag tahun 2022. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik.
Dua Periode Kepemimpinan dan Penguatan Arah Pendidikan
Perjalanan Ustaz Muslikh Bahaddur selama dua periode memimpin MA Miftahunnajah turut memberikan pengalaman dalam mengembangkan arah pendidikan madrasah.
Empat aspek yang menjadi perhatian penting adalah studi lanjut, karakter, riset dan tahfidz.
Dalam aspek studi lanjut, madrasah berupaya memastikan siswa memperoleh pendampingan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sementara dalam aspek karakter, proses pendidikan diarahkan agar siswa tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki sikap dan kepribadian yang menjadi bekal ketika terjun ke masyarakat.
Dibidang tahfidz, para santri tidak hanya dikuatkan dari segi hafalan qur’an, namun bagaimana Al Qur’an yang di hafalkan secara bertahap bisa diamalkan secara sukarela dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun dalam bidang riset, penguatan budaya penelitian menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis, melakukan kajian, menyusun gagasan, dan menghasilkan karya.
Pengalaman tersebut kini menjadi bagian dari peran Ustaz Muslikh sebagai Wadir II Ponpes Modern Miftahunnajah, khususnya dalam mengawal kesinambungan pendidikan santri dan pengelolaan admisi pesantren.
Studi Lanjut sebagai Bagian dari Pengelolaan Pendidikan Pesantren
Bagi Ponpes Modern Miftahunnajah, keberlanjutan pendidikan santri tidak berhenti ketika seorang siswa menyelesaikan satu jenjang pendidikan. Studi lanjut menjadi bagian dari proses pembinaan yang perlu dipersiapkan bersama antara siswa, orang tua, madrasah, dan pesantren.
Karena itu, bidang yang diemban Ustaz Muslikh Bahaddur sebagai Wadir II mencakup pengelolaan admisi pesantren, termasuk mendorong keberlanjutan studi siswa dari jenjang PAUD dan MTs menuju MA serta memastikan pemenuhan kuota pendidikan di jenjang MA.
Penguatan kepada orang tua kelas 9 di Masjid Hasan AR, Ngawen, Jumat (28/8/2026) menjadi salah satu bentuk komunikasi tersebut. Orang tua tidak hanya mendapatkan informasi tentang pendaftaran, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai program, lingkungan pendidikan, pendampingan, prestasi, serta arah pendidikan yang dapat ditempuh anak setelah menyelesaikan jenjang MTs.
Dengan informasi yang diberikan lebih awal kepada keluarga di lingkungan Yayasan Pelita Umat Yogyakarta, diharapkan orang tua dan siswa kelas 9 dapat mempersiapkan pilihan studi lanjut secara lebih matang.
Pada akhirnya, keberlanjutan dari MTs menuju MA Miftahunnajah bukan sekadar perpindahan jenjang pendidikan. Ia menjadi bagian dari kesinambungan proses pembinaan santri dalam lingkungan pendidikan Miftahunnajah, dengan harapan setiap siswa dapat terus mengembangkan potensi akademik, keagamaan, prestasi, karakter, budaya riset, dan keterampilan untuk mempersiapkan masa depannya.
Versi ini menempatkan pengalaman dua periode kepemimpinan Ustaz Muslikh sebagai penghubung yang lebih kuat antara penguatan orang tua kelas 9 dan alasan MA Miftahunnajah menekankan studi lanjut, karakter, serta riset.




Tinggalkan Komentar