Info Sekolah
Selasa, 21 Jul 2026
  • | Selamat Datang di Pondok Pesantren Modern Miftahunnajah | Yayasan Pelita Umat Yogyakarta |
  • | Selamat Datang di Pondok Pesantren Modern Miftahunnajah | Yayasan Pelita Umat Yogyakarta |
20 Juli 2026

Alumni MA Miftahunnajah Sleman Ukir Prestasi Nasional, Aldino Diru Sasongko Antar Tim UGM Raih Juara 1 COMET 6.0

Sen, 20 Juli 2026 Dibaca 46x Berita Viral

Sleman – Kabar membanggakan kembali datang dari keluarga besar MA Miftahunnajah Sleman. Salah satu alumninya, Aldino Diru Sasongko, sukses mengharumkan nama almamater dengan mengantarkan Tim Gamantaray Universitas Gadjah Mada (UGM) meraih Juara 1 Competition of Maritime Education and Training (COMET) 6.0, kompetisi nasional bergengsi yang diselenggarakan oleh Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) pada 2–4 Mei 2025.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa lulusan MA Miftahunnajah Sleman tidak hanya unggul dalam pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman, tetapi juga mampu bersaing di dunia akademik, riset, dan teknologi pada tingkat nasional.

Tim Gamantaray UGM yang diperkuat oleh Aldino Diru Sasongko (Program Studi Teknologi Rekayasa Mesin) bersama Haikal Ahmad Siregar (Teknik Mesin) dan Azriel Febrian Devara (Teknik Mesin) berhasil mengungguli berbagai tim terbaik dari perguruan tinggi di Indonesia melalui inovasi Kapal Jayamahe, kapal cepat berbasis teknologi hasil pengembangan mahasiswa.

Sebagai Ketua Tim Jayamahe, Aldino menjelaskan bahwa kapal yang dikembangkan timnya memiliki berbagai keunggulan yang menjadi kunci kemenangan. Selain memiliki kecepatan tinggi, Kapal Jayamahe juga unggul dalam ketahanan serta kemampuan bermanuver saat menghadapi lintasan kompetisi yang menantang.

“Keunggulan kapal ini terlihat dari kecepatan, daya tahan, dan kemampuannya bermanuver ketika melewati lintasan yang telah disiapkan panitia,” ungkap Aldino.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kekompakan seluruh anggota tim. Meski berasal dari latar belakang keilmuan yang berbeda, setiap anggota mampu berkolaborasi secara optimal mulai dari aspek mekanik, sistem kendali, hingga pengujian performa kapal.

“Sinergi peran antaranggota menjadi fondasi utama dalam merancang dan menyempurnakan performa Jayamahe hingga mampu bersaing di level kompetitif,” jelasnya.

Aldino juga menegaskan bahwa berbagai tantangan selama proses persiapan hingga perlombaan justru menjadi sarana pembelajaran yang memperkuat mental, kemampuan teknis, dan kerja sama tim.

“Di COMET ini kami benar-benar diasah dari sisi kemampuan maupun kekompakan. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa dedikasi dan semangat untuk terus belajar akan selalu membawa hasil yang sepadan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Gamantaray UGM, Muhammad Dafi Radian, menyampaikan bahwa kemenangan di COMET 6.0 bukan sekadar membawa pulang trofi, tetapi menjadi pijakan penting dalam mengembangkan riset dan inovasi teknologi kemaritiman di Indonesia. Prestasi tersebut juga menjadi motivasi untuk menghadapi kompetisi nasional berikutnya, termasuk Kontes Kapal Indonesia (KKI).

Bagi keluarga besar MA Miftahunnajah Sleman, keberhasilan Aldino menjadi kebanggaan sekaligus inspirasi bagi seluruh peserta didik. Prestasi ini menunjukkan bahwa pendidikan yang menanamkan akhlak, kedisiplinan, budaya belajar, dan semangat berinovasi mampu melahirkan generasi yang siap berkompetisi di perguruan tinggi terbaik hingga tingkat nasional.

Keberhasilan Aldino Diru Sasongko menjadi cerminan bahwa perjalanan belajar di MA Miftahunnajah Sleman tidak berhenti ketika siswa lulus dari madrasah. Justru dari sanalah lahir generasi yang terus berkembang, berkarya, dan mengukir prestasi di berbagai bidang.

Semoga capaian membanggakan ini menjadi inspirasi bagi seluruh santri dan siswa MA Miftahunnajah Sleman untuk terus bermimpi besar, berikhtiar tanpa henti, serta yakin bahwa dengan ilmu, akhlak, dan kerja keras, setiap cita-cita dapat diwujudkan.

MA Miftahunnajah Sleman — Mencetak Generasi Qur’ani yang Berprestasi, Berkarakter, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan.
Sumber: www.ugm.ac.id


admin_

Aldino Diru Sasonggo (kiri) bersama dua kakaknya

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar