Sleman – Mengawali tahun ajaran 2026/2027, Pondok Pesantren Modern (PPM) Miftahunnajah meneguhkan komitmennya dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berpihak kepada anak melalui Launching “Pondok Pesantren Modern Miftahunnajah Menuju Ramah Anak”. Kegiatan ini diselenggarakan pada 9 Juli 2026 bertepatan dengan hari kedua Rapat Kerja (Raker) Pesantren di Teladan Hall Academy, Jalan Kabupaten, Sleman.
Launching tersebut menjadi tonggak penting bagi PPM Miftahunnajah dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam pembinaan keislaman, akademik, dan karakter, tetapi juga menjamin perlindungan serta pemenuhan hak-hak anak di seluruh lingkungan pesantren.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Direktur Ponpes Modern Miftahunnajah, Muhamad Mujari, Lc., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa Pesantren Ramah Anak bukan sekadar sebuah program, melainkan komitmen bersama untuk menghadirkan budaya pendidikan yang mengedepankan kasih sayang, penghormatan terhadap martabat anak, serta pembinaan yang selaras dengan nilai-nilai Islam.
Komitmen tersebut diperkuat melalui sambutan dari Dra. Dwi Wiharyanti, M.Si., Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB). Beliau mengapresiasi langkah progresif PPM Miftahunnajah yang menjadikan perlindungan anak sebagai bagian integral dari tata kelola pesantren.
Sebagai penguatan implementasi, peserta juga memperoleh materi dari Dra. Sri Budiyantiningsih, M.Si., Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Sleman. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa setiap satuan pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan, perundungan (bullying), diskriminasi, maupun bentuk perlakuan yang dapat menghambat tumbuh kembang anak. Pesantren Ramah Anak, menurutnya, dibangun melalui kolaborasi seluruh unsur lembaga dalam menciptakan budaya saling menghormati, melindungi, dan mendampingi peserta didik.
Kegiatan yang diikuti oleh 116 pegawai PPM Miftahunnajah ini tidak berhenti pada seremoni peluncuran. Sebagai bentuk tindak lanjut yang nyata, pesantren juga mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Pesantren Ramah Anak Miftahunnajah yang akan menjadi garda terdepan dalam mengawal implementasi program di setiap jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, MTs, hingga MA.
Pembentukan Satgas tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan nilai-nilai perlindungan anak benar-benar terintegrasi dalam seluruh aspek kehidupan pesantren, mulai dari proses pembelajaran, pembinaan asrama, layanan pengasuhan, hingga interaksi sehari-hari antara pendidik, tenaga kependidikan, dan santri.
Melalui deklarasi dan pembentukan Satgas ini, Pondok Pesantren Modern Miftahunnajah menunjukkan keseriusannya dalam membangun pesantren yang tidak hanya melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu, iman, dan akhlak, tetapi juga tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, inklusif, dan penuh kasih sayang. Komitmen ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pesantren yang mampu menjadi teladan sebagai lembaga pendidikan Islam yang ramah anak serta responsif terhadap perlindungan dan pemenuhan hak-hak setiap santri.
admin

Tinggalkan Komentar