Sleman — Semangat berprestasi kembali digelorakan di MTs Miftahunnajah melalui Miftahunnajah Competition (MNC) #8. Ajang kompetisi yang diperuntukkan bagi seluruh santri kelas 7, 8, dan 9 ini menjadi ruang bagi santri untuk mengasah kemampuan, mengeksplorasi bakat, sekaligus menunjukkan potensi terbaiknya dalam bidang keagamaan, seni, dan olahraga.
MNC #8 tidak sekadar dirancang sebagai perlombaan untuk mencari juara. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah meningkatkan kualitas santri, menumbuhkan bibit-bibit unggul untuk mengikuti kompetisi eksternal, sekaligus menjadi wadah penjaringan peserta komunitas dan implementasi program “Satu Santri, Satu Prestasi.”
Lebih jauh, ajang ini juga menjadi salah satu tahapan penting dalam menyeleksi kandidat kontingen MTs Miftahunnajah untuk mengikuti Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2026.
MNC #8 menghadirkan 10 cabang lomba yang memberikan ruang bagi santri dengan beragam bakat dan minat.
Pada bidang Al-Qur’an dan dakwah, santri dapat berkompetisi dalam Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ). Sementara kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa diasah melalui Pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, Bahasa Jawa, dan Bahasa Inggris.
Kreativitas seni dituangkan melalui Kaligrafi, sedangkan kemampuan strategi dan konsentrasi diuji melalui Catur. Adapun ketangkasan fisik dan kecepatan menjadi fokus pada cabang Lari, dengan nomor 100 meter untuk putra dan 80 meter untuk putri.
Pelaksanaan lomba dijadwalkan pada 25, 29, dan 30 Agustus 2026, sementara pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 31 Agustus 2026.
Setiap kelas memiliki peran dalam menyemarakkan MNC #8. Seluruh kelas diwajibkan mengirimkan minimal satu perwakilan pada setiap cabang lomba. Setiap santri juga diberikan kesempatan mengikuti maksimal dua cabang lomba.
Sistem kejuaraan tidak hanya memberikan apresiasi kepada juara 1, 2, dan 3 pada masing-masing cabang, tetapi juga menghadirkan persaingan antarkelas melalui Juara Umum MNC #8. Perolehan poin setiap kelas akan diakumulasikan berdasarkan prestasi yang diraih, dengan juara 1 memperoleh 3 poin, juara 2 memperoleh 2 poin, dan juara 3 memperoleh 1 poin.
Kelas yang berhasil mengumpulkan poin terbanyak berhak memperoleh Trofi Kepala Madrasah Bergilir.
Namun, penghargaan terbesar dari kompetisi ini bukan semata-mata trofi dan medali. Para peserta mendapatkan pengalaman berkompetisi, kesempatan mengeksplorasi bakat, serta e-sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka. Para juara juga akan mendapatkan medali dan piagam kejuaraan.
Yang paling menarik, peraih Juara 1 MNC #8 berkesempatan mewakili MTs Miftahunnajah dalam Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2026.
Melalui MNC #8, madrasah ingin membangun lebih dari sekadar kemampuan teknis. Santri didorong untuk berani tampil, percaya diri, mampu mengelola persiapan, menjunjung sportivitas, dan belajar menerima hasil kompetisi dengan sikap yang baik.
Karena sejatinya, prestasi tidak selalu dimulai dari panggung besar. Prestasi dapat tumbuh dari keberanian seorang santri untuk mencoba, berlatih, tampil, dan terus memperbaiki diri.
MNC #8 menjadi salah satu ikhtiar MTs Miftahunnajah untuk menemukan potensi-potensi tersebut. Dari ruang kelas menuju panggung kompetisi, dari pengalaman menjadi kemampuan, dan dari kemampuan menuju prestasi.
Miftahunnajah Competition #8: berani berkompetisi, terus berprestasi, dan siap membawa nama madrasah lebih tinggi.





Tinggalkan Komentar