
SLEMAN — Prestasi tidak selalu dimulai dari panggung yang megah. Terkadang, ia tumbuh dari keberanian seorang santri untuk belajar, mengasah kemampuan, dan menyampaikan gagasan. Dari MA Miftahunnajah Sleman, keberanian itu kini berbuah prestasi membanggakan di tingkat internasional.
Naila Syifa F., santri MA Miftahunnajah Sleman, berhasil meraih Juara 1 Speech Contest dalam ajang International Youth Academic and Creative Competition (IYACC) 2026. Capaian ini menjadi kabar menggembirakan sekaligus bukti bahwa santri madrasah memiliki kesempatan untuk berkembang, bersaing, dan menunjukkan kualitasnya di panggung yang lebih luas.
Prestasi yang diumumkan pada Oktober 2026 ini bukan sekadar tambahan koleksi penghargaan. Lebih dari itu, kemenangan Naila membawa pesan penting tentang pendidikan: setiap anak memiliki potensi yang layak ditemukan, dikembangkan, dan diarahkan menuju prestasi terbaiknya.
Speech Contest bukan hanya perlombaan mengucapkan kalimat dalam bahasa Inggris. Di dalamnya, peserta dituntut menguasai materi, menyusun gagasan, membangun komunikasi yang meyakinkan, serta tampil dengan percaya diri di hadapan audiens.
Kemampuan inilah yang menjadi ruang pembuktian bagi Naila. Keberhasilannya meraih posisi pertama menunjukkan bahwa keterampilan komunikasi dan keberanian tampil merupakan bagian penting dari kompetensi generasi muda yang perlu terus diasah.
IYACC 2026 diselenggarakan oleh DPD Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia (ADRI) DIY bekerja sama dengan PGRI, dengan dukungan LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta. Ajang ini juga melibatkan jejaring internasional melalui International Cultural Communication Center Malaysia (ICCCM) dan International Transnational Education Association (ITEA).
Mengusung tema “Celebrating Global Innovation, and Cultural Heritage”, kompetisi tersebut menjadi ruang bagi pelajar dan mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan akademik, kreativitas, komunikasi, dan inovasi.
Di tengah tantangan pendidikan yang semakin kompetitif, pencapaian Naila menjadi gambaran bahwa santri dapat memadukan pendidikan keislaman dengan pengembangan kompetensi yang dibutuhkan di tingkat global.
Di balik prestasi Naila, ada semangat pendidikan yang terus dikembangkan MA Miftahunnajah Sleman, yaitu “Satu Anak Satu Prestasi”.
Program ini berangkat dari keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi kebaikan, kecerdasan, dan keunggulan yang berbeda. Tidak semua anak harus menjadi juara dalam bidang yang sama. Ada yang menonjol dalam akademik, tahfidzul Qur’an, bahasa, seni, olahraga, riset, maupun keterampilan lainnya.
Tugas pendidikan adalah membantu menemukan potensi tersebut, memberikan ruang untuk bertumbuh, dan mendampingi setiap anak agar mampu mencapai prestasi sesuai bakat dan minatnya.
Kemenangan Naila dalam Speech Contest IYACC 2026 menjadi salah satu contoh bagaimana kemampuan individu dapat berkembang menjadi pencapaian yang membanggakan. Prestasi ini sekaligus memperkuat pesan bahwa madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu, melainkan juga ruang bertumbuh bagi lahirnya generasi yang percaya diri, kompeten, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Bagi MA Miftahunnajah Sleman, keberhasilan seorang santri diharapkan tidak berhenti sebagai kebanggaan pribadi. Prestasi tersebut juga menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk mengenali kelebihan diri, berani mencoba, dan terus meningkatkan kemampuan.
MA Miftahunnajah Sleman mengembangkan pendidikan dengan identitas Qur’ani, Saintis, Berwawasan Lingkungan. Identitas ini mencerminkan ikhtiar madrasah untuk membangun generasi yang memiliki landasan nilai keislaman, kemampuan berpikir dan berinovasi, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kerangka tersebut, prestasi internasional di bidang komunikasi menjadi bagian dari pengembangan kompetensi santri. Kemampuan menyampaikan gagasan, menggunakan bahasa asing, dan berinteraksi dengan dunia yang lebih luas merupakan bekal penting bagi generasi muda.
Pendidikan yang baik tidak cukup hanya mengantarkan peserta didik memahami pelajaran di kelas. Pendidikan juga perlu menumbuhkan keberanian untuk mengambil kesempatan, ketangguhan menghadapi tantangan, serta kemampuan memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.
Prestasi Naila menjadi salah satu momentum untuk meneguhkan ikhtiar tersebut.
Keluarga besar MA Miftahunnajah Sleman menyampaikan selamat dan apresiasi kepada Naila Syifa F. atas keberhasilannya meraih Juara 1 Speech Contest IYACC 2026. Apresiasi juga ditujukan kepada para guru, pembimbing, pendamping, serta orang tua yang turut memberikan dukungan, doa, dan motivasi dalam perjalanan pendidikan santri.
Kemenangan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh santri untuk terus belajar dan berani mengembangkan potensi. Sebab, prestasi besar tidak selalu berawal dari kemampuan yang sempurna, tetapi dari kemauan untuk terus berlatih dan keberanian mengambil langkah pertama.
Dari satu santri yang berdiri sebagai juara, tumbuh harapan bagi lebih banyak santri untuk menemukan panggung prestasinya masing-masing.
MA Miftahunnajah Sleman terus melangkah dengan semangat Satu Anak Satu Prestasi: menemukan potensi, menumbuhkan kompetensi, dan mengantarkan setiap santri menuju versi terbaik dirinya.
Selamat kepada Naila Syifa F.!
Juara 1 Speech Contest IYACC 2026.
Qur’ani, Saintis, Berwawasan Lingkungan — Never Ending To Grow.

Tinggalkan Komentar