
Dok. Ustaz Deden menyampaikan pesan
SLEMAN — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/MA Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum penting bagi siswa kelas 12 yang mengikuti ujian, tetapi juga menjadi kesempatan berharga bagi adik-adik kelas untuk belajar, mengambil inspirasi, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan akademik di masa mendatang.
Pesan tersebut menjadi inti apel pekanan MA Miftahunnajah Sleman yang dilaksanakan pada Senin pagi, 2 November 2026, bertempat di Masjid Jami’ Miftahunnajah. Apel kali ini menghadirkan Ustaz Deden Juanda Putra, S.Ag., M.Ag. sebagai pembina apel dengan tema “Menghargai Proses Belajar dan Tidak Takut Gagal.”
Kegiatan ini sengaja menghadirkan suasana yang selaras dengan pelaksanaan hari pertama TKA 2026. Ketika siswa kelas 12 tengah berjuang mengikuti tes, siswa kelas 10 dan 11 diajak untuk turut mengambil pelajaran dari proses yang sedang dijalani kakak-kakak kelasnya.
Melalui tema tersebut, Ustaz Deden mengajak para siswa untuk memahami bahwa keberhasilan dalam pendidikan tidak hadir secara instan. Ada proses panjang yang harus dilalui, mulai dari belajar, berlatih, menghadapi kesulitan, memperbaiki kesalahan, hingga berani mencoba kembali ketika mengalami kegagalan.
Momentum TKA kakak kelas diharapkan tidak sekadar menjadi suasana ujian yang dirasakan seluruh lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi sumber motivasi bagi siswa kelas 10 dan 11. Mereka dapat menyaksikan secara langsung bagaimana kakak kelas mempersiapkan diri, menghadapi ujian, dan berusaha memberikan hasil terbaik.
Pesan penting yang ingin ditanamkan adalah bahwa setiap siswa memiliki kesempatan untuk berkembang. Karena itu, kegagalan bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan bagian dari proses belajar yang dapat mengantarkan seseorang menjadi lebih baik.
Melalui apel pekanan ini, MA Miftahunnajah Sleman berupaya membangun budaya belajar yang positif di lingkungan madrasah. Semangat dan perjuangan siswa kelas 12 dalam mengikuti TKA 2026 diharapkan dapat menular kepada adik-adik kelasnya, sehingga mereka semakin termotivasi untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menghargai setiap proses, dan mempersiapkan masa depan sejak dini.
Dengan demikian, pelaksanaan TKA bukan hanya menjadi agenda akademik bagi kelas 12, tetapi juga momentum pembelajaran bersama bagi seluruh keluarga besar MA Miftahunnajah Sleman.
Tinggalkan Komentar